OMBA PSPD, YES YES YES!
Tak
kenal maka tak sayang. Sudah kenal maka timbullah sayang. Oke, abaikan kalimat terakhir. Tapi peribahasa Tak kenal maka tak sayang ada benarnya loh. Kalo kita ga kenal,
gimana kita bisa menjalin hubungan sama orang-orang yang baru kita temuin, ya
gak? Atas dasar itulah maka diadakan acara Orientasi Mahasiswa Baru atau bahasa
kerennya OSPEK untuk memperkenalkan lingkungan kampus kepada mahasiswa baru. Tak
ingin ketinggalan, PSPD alias Program Studi Pendidikan Dokter Universitas
Palangkaraya juga mengadakan OMBA buat memperkenalkan lingkungan kampus
Universitas Palangkaraya dan PSPD pada adik-adik baru angkatan 2012 yang
tersayang.
Nah, acara yang dihelat mulai tanggal 27-28 Agustus
2012 (untuk OSPEK Universitas) dan 29-31 Agustus 2012 (untuk OMBA Fakultas) ini
memberikan kenangan yang tak terlupakan buat para mahasiswa baru (maba)
angkatan 2012 dan tak terkecuali kakak tingkatnya yang angkatan 2010 maupun
2011 yang jadi panitia ospek (panos). Tentu saja, karena bagi seorang
mahasiswa, gelar mahasiswa ga akan klop, kalo belum pernah ngerasain yang
namanya Ospek. Ga akan klop, kalo ga
punya kenangan gimana rasanya dimarah-marahin kakak panitianya, ketemu sama
teman-teman baru dari berbagai asal sekolah. Selain itu, Ospek kan cuma sekali
seumur hidup. Intinya. Ospek itu memorable
banget deh!
Yang namanya acara, pasti ga akan berjalan lancar
tanpa yang namanya gladi bersih, a.k.a technical
meeting. Begitu juga Ospek, makanya sebelum Ospek dimulai, kakak-kakak
panitianya udah mulai ngumpul-ngumpulin adik-adik mabanya buat technical meeting. Perjuangan yang sulit
kalau boleh dibilang, karena notabene banyak mahasiswa baru yang berasal dari
daerah atau kabupaten luar Palangkaraya. Tapi, karena kakak-kakak panitia OMBA
PSPD emang dari sononya udah pada hebat-hebat dan narsis, akhirnya
adik-adik maba bisa dikumpulin jadi satu deh. Di technical meeting ini, diperkenalkan lah kakak panitia sama
adik-adik mabanya. Oh ya, OMBA tahun ini diketuain sama Superwomannya PSPD,
yaitu Crista Lorensa dari angkatan 2010. Dan pada OMBA kali ini, setiap peserta
OMBA diberikan nama alias, yang berasal dari nama spesies parasit penyebab
penyakit manusia. diharapkan mereka dapat mempelajari nama parasit mereka,
mulai dari bentuk, penyakit yang disebabkannya, perjalan penyakitnya dll,
sehingga sejak dari awal mereka sudah bisa belajar tentang ilmu Kedokteran,
dalam hal ini Parasitologi. Peserta yang berjumlah 47 orang juga terbagi dalam
5 kelompok yang dinamakan dengan nama sindrom unik, ada Crocodile’s tears syndrome, Chinese restaurant syndrome, Angelman
syndrome, Blue diapers syndrome dan Usher
syndrome. Tidak hanya itu saja, para mahasiswa baru diminta untuk
menunjukkan kreativitasnya dalam membuat yel-yel. Yel-yel mereka keren-keren
loh! Contohnya, lagu Aitakatta yang
dipopulerkan AKB48 berhasil mereka gubah menjadi yel-yel pembangkit semangat
berlirikkan “Pe-eS-Pe-De, Pe-eS-Pe-De, Pe-eS-Pe-De,
YES YES YES!!”. Ada pula yel-yel gubahan kakak-kakak panitianya yang
dibikin semenarik mungkin dengan gaya super lebay, yang berhasil membuat
adik-adik maba jadi semangat, misalnya yel-yel singkat GOOD JOB hingga yel-yel dengan gerakan seperti
dokter sedang menyuntik ncus, ncus, ncuss
hehehe. Walaupun peserta OMBA PSPD tahun
2012 ini cuma 47 orang, tapi semangat dan suara mereka ga kalah sama suara
warga satu kampung, bahkan bisa menyaingi suara anak-anak FKIP yang jumlahnya
ribuan loh! Jadi, kalau ada yang bilang anak Kedokteran itu pada serius, trus
antisosial gara-gara belajar mulu, itu sih cuma mitos!!!
Senin, 27 Agustus 2012. Tibalah saat yang
ditunggu-tunggu bagi para Maba. Bagi yang hobinya bangun kesiangan, maka mulai
hari ini hingga satu minggu kedepan, mereka harus bangun pagi-pagi buta buat
mengikuti OMBA. Tapi biar gitu, dijamin ga bakalan ngantuk deh! Apalagi kalo
udah liat maba dari fakultas lain lewat, wah tanpa dikomando para peserta OMBA
baik itu dari PSPD atau dari fakultas lain langsung adu yel-yel, pokoknya seru
banget! Setelah itu, peserta berangkat dari kampus masing-masing menuju Aula
Palangka untuk mengikuti Ospek Universitas. Disana mereka akan mendapat materi
antara lain dari Rektor I, Pembantu Rektor I-III, dan dosen-dosen Universitas Palangkaraya lainnya.
Rabu, 29 Agustus 2012. Nah, ini nih, Ospek
sebenarnya!! Kalau dua hari sebelumnya peserta cuma mendapatkan materi dan
materi, maka mulai hari ini, inilah esensi sesungguhnya dari Ospek J Karena mulai hari ini, maka Ospek sudah diambil alih
oleh panitia Ospek tiap fakultas masing-masing. Dan Ospek PSPD yang disebut
dengan OMBA PSPD ini bisa dibilang spesial lho, karena tidak seperti ospek di
fakultas-fakultas lainnya, OMBA PSPD dibikin sedemikian rupa sesuai dengan
prodinya, semua acara diusahakan berbau kedokteran. Berbagai kegiatan
dilakukan, mulai dari materi yang diberikan dari staff-staff dosen PSPD yaitu
Ibu Trilianty Lestarisa, S.Si, M.Kes, dr. Austin Bertilova Carmelita dan dr.
Adelgrit Trisia mengenai kesehatan lingkungan. Ada juga teka-teki yang
diberikan kepada peserta, yaitu disuruh membawa makanan dalam bentuk teka-teki,
yang bertujuan untuk melatih para peserta untuk berpikir kreatif. Untuk
mencairkan suasana setelah mendengarkan materi, diadakan ice breaker berupa game yang melatih ketangkasan serta konsentrasi.
Tak jarang para peserta salah dan akhirnya dihukum untuk menari atau bernyanyi,
membuat gelak tawa para peserta lain hingga kakak panitianya.
Kamis, 30 Agustus 2012. Hari kedua OMBA PSPD. Walaupun
kota tercinta Palangkaraya didera hujan gerimis yang cukup lama, namun tidak
menyulutkan semangat para peserta OMBA PSPD untuk bersama-sama melaksanakan
senam. Tak tanggung-tanggung, senamnya menggunakan lagu Gangnam Style yang
fenomenal, membuat peserta serta panitia tidak lagi mengikuti gerakan
instruktur tapi malah sibuk berhorse-ride
dance ria. Sebagai calon dokter, diharapkan kita tidak cuma peduli terhadap
kesehatan masyarakat, tapi juga pada lingkungan. Dengan gembira para peserta
OMBA menanam pepohonan serta bunga-bunga di sekeliling area kampus baru
PSPD yang terletak di jalan Hendrik
Timang ujung, di seberang kampus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Setelah
kegiatan mini reboisasi dan hujan telah reda, para peserta pun kembali ke
kampus PSPD yang terletak di seberang gereja Mahanaim untuk mengikuti kegiatan
selanjutnya yang tak kalah menarik dan edukatif. Para peserta kali ini akan
bertemu dengan guru besar mereka untuk pertama kalinya, yaitu kadaver atau
mayat. Dengan bimbingan dari kakak-kakak panitia, para peserta diperkenalkan
dengan guru besar semua mahasiswa kedokteran. Para peserta ditekankan, bahwa
mereka harus memperlakukan ‘guru’ mereka dengan hormat sebagaimana mereka
memperlakukan orang yang masih hidup, karena tanpa kadaver, mahasiswa
kedokteran tidak akan bisa mempelajari struktur anatomi manusia yang begitu
kompleks. Kesan pertama para peserta, ada yang takut, ada yang takjub, eh ada
juga yang biasa-biasa saja. Bahkan ada salah satu peserta yang sampai berteriak
ketakutan hingga menangis karena takut, untungnya setelah dinasehati dan
dijelaskan oleh kakak panitia sekarang ia sudah tidak takut lagi. Selain itu,
mereka juga diajarkan bagaimana caranya untuk memeriksa tekanan darah. Banyak
dari mereka yang masih canggung, tapi juga ada yang sudah mahir dari awal.
Setelah ISHOMA, mereka kembali mengikuti kegiatan selanjutnya, yaitu game “Are You Smarter than the Others?”
Jumat, 31 Agustus 2012. Hari terakhir OMBA PSPD diawali dengan kegiatan jelajah kampus atau tracking, peserta diajak mengenal
lingkungan kampus Universitas Palangkaraya sambil mengikuti games-games seru
yang memerlukan kekompakan, kerjasama serta ketangkasan. Adapula quiz
kedokteran tentang muskuloskeletal dan peredaran darah manusia. Sesampai di
kampus, berlanjut ke acara roleplay, dimana dilakukan pemilihan kakak ter-,
tukar kado, dan pembacaan surat cinta terpilih. Pada hari ini juga dilakukan
simulasi pleno, yaitu dimana setiap kelompok mempresentasikan mengenai nama
kelompok mereka dalam bentuk Powerpoint.
Hal ini dimaksudkan untuk memperkenalkan mereka pada sistem belajar kuliah yang
nantinya akan ada banyak pleno seperti ini. Pleno berjalan sangat lancar,
setiap kelompok berpartisipasi aktif dengan banyak menanyakan
pertanyaan-pertanyaan kritis. Pada kesempatan ini para peserta juga diberikan
kesempatan untuk menuliskan keluh kesah serta kesan pesan mereka selama acara
OMBA PSPD berlangsung diatas secarik kertas. Komentar mereka bermacam-macam,
mulai dari senang karena bisa mengenal teman-teman baru serta panitia, ada pula
yang mengeluh karena lelah selama mengikuti OMBA PSPD, ada yang jengkel karena
pernah dimarahi kakak panitianya, bahkan
ada yang malah merasa bahwa OMBA PSPD kurang tegas dan keras hahaha. Walaupun
kegiatan OMBA PSPD 2012 resmi berakhir hari ini, namun bukan berarti semuanya
sudah berakhir, masih ada malam inagurasi Universitas dan Fakultas yang harus
mereka lalui.
Malam inagurasi, ajang para peserta OMBA untuk menunjukkan
bakatnya. Ternyata anak-anak kedokteran semuanya talented loh! Mulai dari mennyanyi, band, drama, hingga para
cowo-cowo ganteng yang malah mengcover
Cherrybelle. Selain itu puncak acara adalah ketika diumumkan pemenang
kakak-kakak ter- yang telah dipilih para peserta pada hari Jumat lalu. Dari kakak panitia
terbaik yang dimenangkan oleh Riza Paramitha, kakak terfavorit dimenangkan oleh
Ikke Rosella , kakak tergalak dimenangkan oleh Rusthavia Afrilianti, kakak
terganteng dimenangkan Frans Michael Oscar Marpaung, kakak tercantik
dimenangkan oleh Ria Saputri, kakak tersibuk dimenangkan oleh sang ketua
panitia Crista Lorensa, dan kakak terinvisible
(yang akhirnya ga invisible lagi)
dimenangkan oleh Kristian. Biar adil, para peserta juga ada awardnya loh, yang
pastinya dipilih oleh para panitia OMBA. Peserta OMBA terbaik pria dimenangkan
oleh Aria Jaya, peserta terbaik wanita dimenangkan oleh Destria Krista Yulisna,
peserta terfavorit pria dimenangkan oleh Febio Amino Leiden, dan peserta
terfavorit wanita dimenangkan oleh Fernika. Dan gelar Kelompok terbaik berhasil
jatuh kepada kelompok Usher syndrome. Congratz
for all winners!!
Dan dimalam inagurasi Universitas pada hari berikutnya,
PSPD mendapatkan kejutan yang tak
disangka-sangka. Walau kita tidak berhasil membawa pulang trofi peserta Ospek
terbaik, tapi PSPD berhasil membawa pulang trofi Yel-yel terbaik! Awal nya
memang terlihat tidak mungkin, mengingat jumlah peserta yang hanya 47 orang,
namun para adik-adik maba berhasil membuktikan bahwa kuantitas tidak selalu
nomor satu, namun kualitaslah yang menentukan. Y’all guys really did a G O O D
J O B ! ! Walau harus pulang
agak larut malam dan besoknya sudah harus mengikuti kegiatan matrikulasi, namun
senyum masih terpancar dari wajah para peserta karena berhasil membawa satu
buah trofi pertama bagi PSPD. Dan dengan berakhirnya malam inagurasi, maka
berakhirlah semua rangkaian acara OMBA PSPD UNPAR.
Meskipun banyak aral melintang terjadi, mulai dari
kondisi alam yang tidak bersahabat, jadwal yang harus berubah, sampai pada adanya kesalahpahaman orangtua
maba terhadap jalannya acara PSPD sehingga para panitia harus menerima berbagai
teror, namun tidak menyurutkan semangat serta kekompakan dari panitia serta
peserta OMBA untuk tetap mengikuti acara OMBA hingga dapat berakhir dengan
lancar. Selamat datang mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Dokter
Universitas Palangkaraya angkatan 2012. Kita semua keluarga, saudara-saudara
ku! :’) PSPD, BISA!!
Written by : Chrisna A. Haryanto